oleh

Puan Maharani: Sidang IPU Jadi Momentum Parlemen Bangun Komitmen Global

18-02-2022 / PARIPURNA

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani dalam pidato penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022 pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (18/2/2022). Foto: Runi/Man

KOPIFLOR.ID,JAKARTA – DPR RI akan menjadi tuan rumah Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 Tahun 2022 yang akan diselenggarakan pada 20-24 Maret 2022 mendatang di Nusa Dua, Bali. Berbagai persiapan sedang dilakukan oleh DPR RI untuk dapat menyukseskan penyelenggaraan dan sidang IPU tersebut.

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengatakan sidang IPU akan menjadi momentum bagi parlemen dari berbagai negara untuk bersama-sama membangun komitmen global dalam upaya menghadapi pandemi Covid-19 dan dampaknya. Mengingat, tema yang diusung dalam penyelenggaraan IPU ke-144 tersebut adalah ‘Getting to Zero: Mobilizing Parliament to Act on Climate Change’.

“Sehingga setiap negara diharapkan mampu bangkit dan pulih serta tidak ada negara yang ditinggalkan dan tertinggal untuk maju,” ujar Puan dalam pidato penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022 pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (18/2/2022).

Dalam memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di fora internasional, Puan menambahkan bahwa DPR RI melalui fungsi diplomasi parlemen, telah melakukan beberapa pertemuan kerja sama antar parlemen. Di antaranya dengan delegasi negara Ukraina, Slovakia dan Spanyol.

“Ketiga negara tersebut berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, budaya, ekonomi, teknologi, pertahanan serta produk-produk kesehatan,” imbuh perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI tersebut.

Selain itu, pada kegiatan lainnya, cucu proklamator Bung Karno ini menyampaikan bahwa Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) telah sukses meluncurkan White Paper Green Economy (Buku Putih Ekonomi Hijau) di Gianyar, Bali, pada 12 Januari 2022 lalu.

“Peluncuran tersebut adalah untuk mengingatkan bahwa pemanasan global merupakan ancaman serius akibat perubahan iklim, sehingga berbagai instrumen kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah harus mampu menyelamatkan lingkungan terhadap dampak yang lebih besar,” imbuh Puan.

Mengakhiri pidato penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022, Puan berharap anggota dewan bekerja sebaik-baiknya menyerap aspirasi rakyat selama masa reses mulai 19 Februari hingga 14 Maret 2022. “Selamat bertugas di masa reses serta tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat demi keselamatan dan kesehatan kita semua,” imbau Puan. (MAXIMUS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed