oleh

Pemohon Uji KUHAP Tidak Melakukan Perbaikan Permohonan

Senin, 07 Februari 2022 | 16:47 WIB 

Pemohon Uji KUHAP Tidak Melakukan Perbaikan Permohonan | Mahkamah  Konstitusi Republik Indonesia
Fransiska selaku kuasa hukum Anita Natalia Manafe saat menyampaikan petitum permohonan perkara Nomor 4/PUU-XX/2022 dalam agenda sidang perbaikan permohonan di Ruang Sidang Pleno Gedung MK, Senin (7/2). Foto Humas MK/Teguh

KOPIFLOR.ID,JAKARTA – Anita Natalia Manafe tidak melakukan perbaikan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Hal ini diungkapkan oleh Fransiska selaku kuasa hukum Anita Natalia Manafe dalam persidangan yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (7/2/2022) siang. Sidang panel perkara Nomor 4/PUU-XX/2022 ini dipimpin Hakim Konstitusi Suhartoyo.

Fransiska menegaskan tidak ada perbaikan permohonan. Selanjutnya Pemohon menyampaikan petitum permohonan.

“Diharapkan dengan dikabulkan permohonan ini, dapat mengembalikan hak konstitusional Pemohon sesuai amanat konstitusi. Pemohon meminta Mahkamah agar mengabulkan petitum Pemohon dan menyatakan Pasal 5 ayat (1) huruf a UU No. 8 Tahun 1981 bertentangan dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” kata Fransiska(MAXIMUS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed