oleh

Evaluasi PTM, Gus Jazil: Proses Pendidikan Harus Tetap Berlangsung

Minggu, 06 Februari 2022 13:57 WIB

gambar
Wakil Ketua MPR Dr. Jazilul Fawaid SQ., MA., mendukung langkah pemerintah untuk pengembangan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di semua jenjang sekolah yang beberapa bulan ini sudah berlangsung

KOPIFLOR.ID,JAKARTA -Wakil Ketua MPR Dr. Jazilul Fawaid SQ., MA., mendukung langkah pemerintah untuk pengembangan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di semua jenjang sekolah yang beberapa bulan ini sudah berlangsung. Evaluasi dilakukan karena untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Varian Omicron yang saat ini mewabah telah memunculkan munculnya gelombang 3 Covid. “Demi kebaikan semua dan melindungi anak-anak sekolah maka perluya itu PTM,” ujarnya, Jakarta, 5 Februari 2022.

Dalam evaluasi PTM masing-masing daerah menerapkan standar yang tidak sama, sesuai level, sehingga ada yang menutup total, ada yang tetap menjalankan PTM dengan kapasitas 50 persen. Meski PTM Politisi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tetap mendorong proses pendidikan tetap berjalan. “Yang masih memberi kapasitas 50 persen, syukur, yang tutup total harus dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu mendorong pendidikan berlangsung, baik pengurangan kapasitas maupun PJJ, karena pendidikan bagi anak-anak sangat penting. Sebagai generasi penerus bangsa, anak-anak perlu dibekali untuk menghadapi masa depan. “Bila pendidikan terhenti maka akan menyebabkan lost learning dan lost generation,” tuturnya. “Ini yang kita khawatirkan,” tambahnya. Ancaman ini muncul ketika pandemi berjalan.

Selama pandemi, pemerintah pernah menerapkan PJJ. Meski masih ada kekurangan di sana-sini, cara yang demikian disebut sebagai solusi ketika masyarakat diminta tidak membuat. “Kita harus tetap mencari langkah untuk mengatasi batasan-batasan di masa pandemi,” ujar pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu. “Nah, PJJ merupakan langkah yang tepat di tengah masa untuk tetap bisa menyelenggarakan pendidikan,” ujarnya.

Orang tua dan anak diakui oleh Gus Jazil memiliki pengalaman dengan PJJ. “Mereka sudah terbiasa berani,” ujarnya. Dengan pengalaman yang ada, dirinya yakin orangtua dan anak tetap siap ketika PJJ diberlakukan kembali. “Ayo kita tetap semangat dalam proses pendidikan,” tegasnya.

Selain tetap mendukung proses pendidikan berlangsung, Gus Jazil juga mendorong agar pemerintah terus memasifkan vaksin kepada anak-anak. Dengan vaksin akan membuat anak kebal dari Covid atau mengurangi tingkat keparahan bila. “Vaksin kepada anak telah dilakukan, nah ini harus kita terus dorong untuk dimasifkan,” ujarnya.(MAXIMUS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed