oleh

Misteri Surat Dinas Kemendagri dan Sekda NTT 27 Januari 2022 Terkait Pelantikan Wabup Ende

29/01/2022 | 7:25

KOPIFLOR.ID,ENDE – Warga NTT bertanya-tanya ada apa dan mengapa setelah dilantik Wakil Bupati Ende Erik Rede oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat 27 Januari 2022 jam 19.00 WITA di rumah jabatan gubernur beredar surat yang konon dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan perihal “Penarikan Keputusan Menteri Dalam Negeri”. Surat bernomor 132.53/956/OTDA dengan sifat penting yang beredar luas via media sosial? Surat ini jelas meresahkan masyarakat NTT khususnya Kabupaten Ende?

Dilansir dari media EXPONTT.COM,Wakil Bupati Ende Erik Rede kepada expontt.com 28 Januari 2022 malam mengaku tidak tau dan tidak menerima surat misterius itu. ”Saya tidak menerima surat sama sekali, tidak tau,” katanya. Kepala Biro Administrasi Pimpinan atau AP Prisila Parera kepada pers pada 29 Januari 2022 meminta agar persoalan pelantikan Wakil Bupati Ende tidak dipersoalkan dan diributkan.

Sejumlah pihak terutama politisi enggan berkomentar. Prisila dalam penjelasan pers meminta orang-orang yang berkepentingan untuk tidak berkomentar atau mempolitisir persoalan ini. ”Jangan lagi bawa ke rana politik,” tegas Prisila.

Erikos Emanuel Rede (Wakil Bupati Ende)

Diwartakan berbagai media online, pelantikan Wakil Bupati Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Rede oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Kamis 27 Januari 2022 menuai polemik, usai muncul surat edaran yang diduga dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang membatalkan SK pelantikan tersebut.

Meski demikian menurut Juru Bicara Provinsi NTT Prisila Q. Parera, pelantikan itu sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.53-67 Tahun 2022 tentang pengesahan pengangkatan Wakil Bupati Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia kemudian menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan semua pihak atas terlaksananya Pelantikan Wakil Bupati Ende.

“Terkait Pelantikan Wakil Bupati Ende, Bapak Gubernur menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya seluruh tahapan mulai dari proses awal hingga pelaksanaan Pelantikan,” katanya di Kupang, Jumat 28 Januari 2022.

Selanjutnya, Gubernur juga menghimbau kepada semua pihak agar berkolaborasi untuk membangun NTT khususnya Kabupaten Ende.

“Bapak Gubernur meminta agar kita hentikan semua polemik yang terjadi hari ini. Diharapkan setelah pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Ende agar menjalin soliditas dan melakukan konsolidasi serta merajut kembali persatuan dan kesatuan di Kabupaten Ende untuk melanjutkan agenda pembangunan pada waktu yang tersisa 2 tahun lebih dan berkontribusi terhadap pembangunan di NTT,” ujarnya.

Sebelumnya beredar surat yang diduga berasal dari Kemendagri dengan nomor 132.53/956/OTDA, tertanggal 27 Januari 2022. Isi surat tersebut yakni membatalkan pelantikan Wakil Bupati Ende.

Surat itu ditandatangani an. Sekretaris Dirjen Otonomi Daerah, Kepala Bagian Umum, Afif Amirullah. Sebelum surat tersebut tersebar, ada postingan di aplikasi ULA Kemendagri yang menyatakan alasan penolakan untuk usul pengesahan pengangkatan Wakil Bupati Ende belum dapat diproses.

Sebab tidak melampirkan usulan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pengusung. Inilah yang menjadi dasar hukum, pembatalan pelantikan Erikos Emanuel Rede sebagai Wakil Bupati Ende. (MAXIMUS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed