by

TANAH LADANG INI

  • (Untuk Sang Perempuan tersenyum di Borong – Manggarai – Flores)

Peluh keringat doamu
Engkau semaikan di ladang tanah kering
Harapan panen rezeki tumbuh hijau berseri
Jemarimu tak henti belai dan peluk cium
Ditemani mentari
Hari demi hari berganti

Perempuan tersenyum
Di tengah ladang
Memanen rezeki dari harmoni relasi alami
Memetik hasil dari persahabatan sejati
Jawaban doa asali
Ibu itu bumi tanah
Bapa itu mentari
Isi alam ini adalah saudara – saudari
Penjamin kehidupan insani di bumi
Anugerah Sang Ilahi

Mof, 15-04-2021.

HASIL LADANGKU.

Memetik hasil ladang
Dengan wajah berseri
Kusebut namamu
Kacang, jagung, buah
Padi, ubi, sayuran
Saudara-i kehidupan
Penjamin makanan bagiku dan keluarga
Berkah Sang Pencipta
Ibu tanah bumi ini
Bapa langit mentari.

Senyumku ceria menyambut rezeki
Terima jawaban doaku
Alami misteri cinta
Kutanam keringat
Kusemaikan tekad
Kutabur hati dan niat
Kupanen aneka berkat
Makanan nikmat
Untuk hidup sehat.

Di tanah ladang ini
Kudandani jiwa raga
Dengan ramuan alam
Kosmetik harmoni
Syukur tak bertepi
PadaMu Sang Ilahi
Pencipta segalanya
Terimalah senyum doaku sahaja

JANGAN CABIK RAHIM IBU-MU.

Maklumat Perempuan untuk semua putra-putri Insani yang terlahir dari Rahim Ibunya.

Disini, di tanah ini
Di Borong, Manggarai,
Pulau Naga Sawaria
Aku perempuan - ibu
Menyatu dengan jiwa semua ibu
di delapan penjuru buana
Satukan desah nafas
Padukan detak jantung
Untuk nyatakan kembali kepadamu
Putra-putri insani;
Amanah Ibu Bumi
Wasiat Bapa Mentari

Dengarlah
Putra-putri insani
Bumi langit ini
adalah Ibu Bapa kita
Isi alam ini adalah
Saudara-saudari kita
Tanpa mereka
Kita manusia tidak dapat hidup dan pasti binasa
Tetapi
Tanpa kita manusia
Alam lestari adanya

Wahai kalian manusia
Yang punya kuasa
Yang punya harta
Ingatlah,
Jangan rakus dan hanya ingat dirimu
Lalu menjadi tuhan
atas segala sesuatu dan semua orang
Maka sewenang,
Merusak alam ini
Koyak sobek bumi
karena nafsu birahi kuasa dan gengsi

Kami perempuan – Ibu
Ingatkan dan tegaskan
Jika kalian semua
tidak terlahir dari rahim ibumu
Tidak mendapat air susu ibumu
Tidak injakkan kaki di tanah bumi ini
Tidak hirup udara dari alam lingkungan ini
Tidak hidup dari alam jagat semesta ini
Maka……
Perbuatanmu merobek merusak alam tanah ini, benar terpuji suci mulia.

Tetapi,
Kami perempuan – Ibu
Juga ibu kandungmu
Dengan tegas katakan
TIDAK !!!
Sadarlah dan hentikan
Merusak merobek menghancurkan
Alam lingkungan ini
Tanah bumi ini

Pakailah seperlunya dengan bijaksana dan penuh tanggungjawab
Sebab
Alam tanah bumi ini
Warisan leluhur kita
Pinjaman anak cucu untuk kita semua

Ingatlah… Sadarlah !
Hentikan segera
Segala kerakusanmu
Jangan cabik rahim ibumu
Jangan merusak susu ibumu
Jangan menghancurkan harkat perempuan:
Ibumu, saudarimu, istrimu, anak gadismu

Camkan dan sadarlah
Waktunya sudah usai
Ibu Bumi mulai marah
Bapa mentari geram
Kami perempuan – ibu sakit, lara, nestapa
Akan datang bencana

Borong, 15-04-2021

Karya : Simply da Flores,Direktur Harmoni dan Alumnus STF Driyarkara(Untuk Sang Perempuan tersenyum di Borong – Manggarai – Flores)

Simply Da Flores

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed