by

“NEKA POKA PUAR AGU NEKA TAPA SATAR”

Penulis : Doni Parera.

Doni

Kalimat di atas adalah kalimat perintah, berupa ajakan sekaligus nasihat terhadap orang Manggarai supaya tidak sembarangan tebang dan bakar hutan yang menjadi sumber kehidupan. Karena bagi orang Manggarai sesungguhnya adalah hutan itu sesuatu yang mesti dihargai, dijaga dan atau dilestarikan dengan baik.

Pembalakan liar( poka Puar)

Dalam pandangan budaya Manggarai yang paling besar adalah hutan atau Poco adalah simbol sebagai Anak Rona. Orang Manggarai mengakui bahwa hutan adalah sumber kehidupan. Seperti sumber mata air dan sumber hujan. Mengapa Hutan (Poco) itu disebut sebagai Anak Rona? Karena ketika orang Manggarai membangun rumah adat (Mbaru Gendang) pasti tiang tengah, atau yang sering diistilahkan dengan “Siri Bongkok” sumbernya dari hutan (Poco).

Hal ini kita akan ketahui dengan adanya acara atau prosesi adat Manggarai yang dinamakan dengan “Roko Molas Poco”. Siri Bongkok inilah yang menjadi simbol sebagai seorang perempuan.

Pembakaran Hutan ( Tapa Satar)

Karena dengan hal ini orang tua Manggarai mewariskan suatu wasiatnya dulu kepada generasinya agar tidak menebang dan membakar hutan sembarangan “Neka poka Puar agu neka tapa Satar”. Karena mereka tahu bahwa sumber kehidupan bagi mereka itu berasal dari Anak Rona, yaitu Poco.

Jika kita murka dengan anak rona tentu kita akan mendapatkan balasan yang luar biasa pula dari mereka. Yakni, bencana akan melanda. Seperti kekeringan, banjir bandang dan sebagainya.

Oleh karena itu, mari kita mulai memikirkan tentang apa yang sudah dilakukan oleh moyang kita zaman dulu. Refleksi diri dan batin itu penting. Kita percaya semua tentang hal baik. Tapi, moyang kita telah mewariskan itu dan telah menjadikan keluarga besar terhadap hutan. Bahkan telah menjadi keluarga yang sangat akrab dan akur antara manusia dan alam (hutan, poco) di zaman mereka. Lalu, apakah di zaman kita mau melupakan hal yang sudah mereka lakukan? Itu yang perlu kita periksa bersama.

Selamat malam.
Sang Khalik, alam dan leluhur kita menyertai kita semua.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed