by

SURAT TERBUKA.

Oleh : Gustu Ganggar

Gusty Ganggar

Yth. Bpk. Bupati dan Wakil Bupati, Kabid Inspektorat, Dinas BPMD, Kapolres Kab. manggrai

Tembusan Yth. Gubernur NTT, Polda NTT, Inspektorat dan KPK perwakilan NTT

Sebagai warga negara kami mengapresiasi atas kinerjanya yang mempunyai keberanian untuk mengusut dugaan penyelewengan dana Desa di Bangka Lao Kec. Ruteng.

Jika melihat pagu anggaran Dana Desa yang di kelolah desa Bangka Lao kec. Ruteng kab. Manggarai NTT dan Laporan realisasi penggunaanya. Sangatlah kecil kemungkinan untuk dapat menemukan indikasi penyelewengan penggunaan dana desa tersebut.

Tetapi karena kejelian dan kerja yang profesional maka tim pemburu menemukan kerugian negara sebesar 550 jt selama 2017 s/d 2020. Atau 137 juta per tahun, itu baru desa yang Dana Desanya 800 juta per tahun. Sebesar apa potensi dana desa yang hilang jika anggarannya 1.8 miliar atau lebih seperti desa2 lainya di Manggarai?

Kami juga melakukan analisis Laporan keuangan penggunaan Dana Desa sekabupaten Manggarai dan menyimpulkan bebera hal berikut ini.

  1. Semua desa, Laporan penggunaan Keuangannya hampir sama, baik dari segi jenis proyek, kegiatan pemberdayaan, bantuan perumahan, hewan ternak, dll.
  2. Ada kesamaan pola laporan keuangan untuk semua desa yang tentunya juga ada kemungkinan dugaan penyelewengan yang sama di desa2 lainnya selain Bangka Lao.
  3. Ada kemungkinan dugaan keterlibatan banyak orang yang melakukan tindakan korupsi berjemaah.
  4. Melihat lifestyle beberapa oknum Kades dan mantan kades yang tampaknya seperti bos besar, maka patut diduga mereka juga melakukan praktek yang sama yang dilakukan oleh mantan Kades Bangka Lao. Kec. Ruteng Kab. Manggari NTT.

Untuk itu kami sangat mengharapkan agar Pemerintah harus berani melakukan pemeriksaan secara menyeluruh semua desa se Kab. Manggarai.

Hal ini untuk menjamin asas keadilan, transparansi, taat terhadap undang2 tipikor, dan tidak tebang pilih.

Selama ini terbukti ada unsur pembiaran dari instansi terkait untuk membiarkan borok seperti ini, atau jangan2 ini sengaja dipelihara sebagi sapi perah oknum tertentu, coba bayangkan 4 tahun baru ada niat untuk mengaudit dan membongkar kejahatan ini.

Inilah iklim perubahan yang sesungguhnya ketika pemkab Manggarai mampu hadir di tengah desa sebagai wakil pemerintah Propinsi dan Pusat untuk mengontrol dan mengawasi penggunaan keuangan Desa.

Adapun modus yang dilakukan sbb:

  1. Membuat RAB di atas harga pasar
  2. Mempertanggungjawabkan pembiayaan fisik dengan pos tertentu dalam anggaran desa, padahal proyek itu bersumber dari anggaran lain
  3. Meminjam/ meminjamkan sementara anggaran desa untuk kepentingan pribadi tetapi tidak dikembalikan
  4. Pungutan atau pemotongan dana desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten
  5. Membuat perjalanan dinas fiktif kepala desa dan jajarannya
  6. Pengelembungan (mark up) pembayaran honorarium perangkat desa
  7. Penggelembungan (mark up) pembayaran ATK desa
  8. Memungut pajak atau retribusi desa tapi tidak disetorkan ke kas desa atau kantor pajak
  9. Pembelian inventaris kantor dengan dana desa tetapi penggunaannya untuk pribadi
    10.Pemangkasan anggaran publik untuk dialokasikan kepada kepentingan perangkat desa
    11.Melakukan permainan (kongkalingkong) dalam proyek yang didanai anggaran desa
    12.Membuat kegiatan atau proyek fiktif yang dananya dibebankan dari anggaran desa.

Semoga permohonan kami sebagai rakyat kecil ini dapat ditindaklanjuti, demi mendukung kemajuan Manggarai yang ADIL DAN MERATA 🙏🙏🎅

Catatan:

  1. Bagi teman2 yang sepaham dengan isi surat terbuka ini agar dapat like, komen dan bagikan ke teman dan group kita masing2.
  2. Saya mengajak teman2 berperan aktif untuk mengawasi penggunaan dana di masing2 desa kita sebagai wujud nyata perubahan Manggarai
  3. Kita harus ikut aktif memantau pengelolahan Dana Anggur Merah. Selentingan yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa dana tersebut dimanfaatkan oleh pihak tertentu saja. Bu

Ruteng, 1 April 2021

Hormat Kami

Pasukan lilin kecil.

Gustu Ganggar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed