by

Sri Mulyani : Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pemkab Kendal.

Kopiflor.id,Kendal Jawa tengah – Dejavu! Semasa SMA di Semarang, saya pernah pergi ke Kota Kendal untuk mengikuti pertandingan bola basket, waktu itu senang sekali rasanya.

Hari ini, saya juga senang sekali sekaligus bangga melihat kota Kendal yang sudah sangat jauh berkembang, bahkan menjadi kawasan industri yang bekerja sama dengan Singapura.

Bersama Ketua Komisi XI DPR RI dan sebagian anggota, saya menyaksikan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menandatangani Nota Kesepakatan dengan Pemkab Kendal
sebagai wujud semangat pemerintah untuk mendukung pengembangan kapasitas Industri Kecil dan Menengah (IKM), Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah.

Saya sempat berdialog dengan para debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Usaha Mikron(UMi) di Kendal sembari mengunjungi bazar yang mengenalkan berbagai produk kreatif UMKM asli Kendal mulai dari jahe aren yang telah dipasarkan di berbagai swalayan besar, kletikan, batik motif khas Kendal hingga coconut briquittes yang sudah diekspor keluar negeri.

Dengan pembukaan kota Kendal sebagai Kawasan industri, saya harap mas Bupati (demikian akrab disapa) Dico Ganinduto yang berasal dari generasi milenial dapat memikirkan konsep pengembangan dan membangun kota Kendal menjadi makin maju dengan berbagai inovasi dan kreativitas, serta mempersiapkan SDM dengan baik agar dapat bersaing dengan pencari kerja dari luar kota.

Kepada jajaran Kemenkeu (khususnya tim Ditjen Pajak dan Dirjen Bea dan Cukai), saya minta dapat mendukung kemajuan produk serta pembangunan kawasan industri kota Kendal agar kawasan ekonomi ini dapat didedikasikan untuk pengembangan UMKM.

Saya juga mendorong LPEI sebagai special mission vehicle Kemenkeu untuk membina para pengusaha UMKM agar produk-produknya juga dapat diekspor.(MX)

Kendal, 25/3/21

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed