by

Masyarakat Dan Pemda Manggarai Timur Sepakat Kembangkan Sorgum

Sabtu,20 Maret 2021

Kopiflor.id,Bea Muring, – “Sorgum sebenarnya bukan pangan lokal baru dikalangan masyarakat khususnya di Manggarai Timur, sejak nenek moyang kita sorgum ini sudah membudaya, namun seiring perkembangan zaman yang berdampak pada perubahan cara, pola pikir dan prilaku kita terhadap lingkungan maka pangan lokal ini semakin tersisih,”

Kalimat diatas disampaikan oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum dalam acara “Lokakarya Multipihak Tentang Pengembangan Pangan Alternatif Sorgum di Kabupaten Manggarai Timur” pada hari  Kamis, (18/03/2021) bertempat di Paroki Bea Muring Kec. Lamba Leda Timur.

Lokakarya ini dilaksanakan bersama oleh Yayasan Ayo Indonesia, Yayasan Keanekaragaman Hayati, Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur dan didukung oleh Paroki Bea Muring . Lokakarya ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah komitmen bersama untuk pengembangan tanaman sorgum di Kabupaten Manggarai Timur.

Pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Manggarai Timur dititikberatkan pada empat sektor yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Hingga saat ini sektor pertanian merupakan sektor yang dominan sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat di Kab. Manggarai Timur. Penganekaragaman pangan dan konsumsi pangan merupakan salah satu upaya yang terus dilakukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul yaitu melalui perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, baik untuk jenis sumber pangan karbohidrat, sumber protein juga sumber vitamin dan mineral. Upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat perlu dicari solusinya, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, yang menekankan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhan pangan merupakan hak asasi setiap masyarakat.(MX)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed