by

Wamendes PDTT Budi Arie: Dana Desa untuk Kepentingan Desa, Bukan Separatis Macam KKB

Senin, 15 Maret, 2021 12: 49 Wib

Kelompok kriminal bersenjata di Papua.

Kopiflor.id,Jakarta-Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi dan Daerah Tertinggal (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi, mengatakan, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak berhak mendapat Dana Desa. KKB menyandera pesawat perintis milik Susi Air jenis Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY di Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (12/3).

Alasan penyanderaan diduga karena permintaan dana desa ditolak oleh kepala desa di sana. Ada juga cerita dari Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni bahwa Otonomi Khusus (Otsus) Papua gagal karena dana desa dirampok KKB untuk beli senjata dan amunisi.

“Mereka menyandera dengan alasan kecewa terhadap Kepala Kampung setempat yang tidak memberikan dana bantuan desa untuk mendukung aksi mereka,” kata Budi dalam keterangan pers, Senin (15/3).

Budi Arie menjelaskan dana desa digunakan untuk tugas prioritas nasional, ketahanan pangan, penanggulangan Covid-19, dan infrastruktur desa.

“Dana bantuan desa itu harus dimanfaatkan untuk kepentingan desa, tidak untuk organisasi kriminal atau separatis bersenjata macam KKB ini,” tegasnya.

Dia mencontohkan penggunaannya dana desa di Ilambet, Ilaga, Puncak, Papua digunakan untuk Posyandu sebesar Rp64 juta. Kata Budi di sana juga digunakan untuk pemeliharaan jalan sebesar Rp50 juta dan rehabilitasi rumah sebesar Rp168 juta.

Tidak hanya itu, Budi menjelaskan peningkatan kapasitas perangkat desa sejumlah Rp55 juta dan penanganan keadaan mendesak Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Rp504 juta.

Dia menyesalkan aksi-aksi KKB merampok dana desa tersebut. Dia berharap aparat keamanan untuk menindak tegas apa yang dilakukan oleh KKB.

“Sangat tidak pantas. Aparat keamanan harus bertindak tegas. Ini persoalan hukum dan keamanan,” ungkapnya.(Mx)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed