by

PDIP: Jabatan Presiden 2 Periode Cukup Ideal, Tak Perlu Diubah Lagi

Senin, 15 Maret, 2021 13: 29 Wib

Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah memberikan sambutan di acara sosialisasi 4 pilar dan cerdas cermat MPR RI,

Kopiflor.id,Jakarta-Politikus senior Amien Rais menduga adanya skenario yang disiapkan agar Presiden Jokowi dapat dipilih untuk periode ketiga saat masa jabatannya habis pada tahun 2024. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan partainya menilai masa jabatan presiden selama 2 periode sudah ideal dan tak perlu diubah.

“Bagi PDIP, masa jabatan presiden 2 periode seperti yang saat ini berlaku sudah cukup ideal dan tidak perlu diubah lagi,” kata Basarah, Senin (15/3).

Basarah menilai, seharusnya konstitusi Indonesia tidak diubah-ubah hanya demi kepentingan orang tertentu. Menurut dia, kalau pun konstitusi diubah, harus demi kepentingan bangsa dan negara.

“Bagi PDIP, sangatlah riskan dan berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara kita jika pasal-pasal dalam konstitusi kita diubah-ubah hanya untuk melayani kepentingan perorangan,” jelas dia.

Namun, ia menuturkan, perlu adanya kepastian keberlanjutan program pembangunan nasional saat pergantian kepala negara terjadi. Sehingga, program pembangunan tak terus berganti.

“Hanya saja perlu kepastian akan kesinambungan pembangunan nasional dalam setiap pergantian kepemimpinan nasional sehingga tidak ganti presiden ganti visi misi dan program pembangunannya. Pola pembangunan nasional seperti itu ibarat tari poco-poco, alias jalan di tempat,” ujarnya.

Basarah pun menyebut MPR juga belum pernah membahas langkah politik untuk mengubah amandemen agar jabatan presiden menjadi 3 periode.

“Sejauh ini kami belum pernah memikirkan apalagi mengambil langkah-langkah politik untuk mengubah konstitusi hanya untuk menambah masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Demikian juga di MPR, kami belum pernah membahas isu masa jabatan presiden tersebut dan mengubahnya menjadi 3 periode,” kata Wakil Ketua MPR itu.

Saat ini, menurut Basarah, Indonesia membutuhkan perubahan terbatas di UUD 1945 dengan memberikan kembali kewenangan MPR untuk menetapkan GBHN.

“Yang dibutuhkan bangsa kita saat ini adalah perubahan terbatas UUD NRI 1945 untuk memberikan kembali wewenang MPR untuk menetapkan GBHN dan bukan menambah masa jabatan presiden menjadi 3 periode karena hal tersebut bukan kebutuhan bangsa kita saat ini,” tandas Basarah.

Sebelumnya, Amien Rais menuturkan terdapat sejumlah skenario yang dapat digunakan agar Jokowi dapat dipilih kembali yakni dengan meminta adanya sidang istimewa MPR atau memperbaiki beberapa pasal dalam aturan hukum yang berlaku sehingga Jokowi dapat kembali menjabat.

“Jadi mereka akan mengambil langkah pertama, meminta sidang istimewa MPR yang mungkin satu dua pasal yang katanya perlu diperbaiki, yang mana saya juga tidak tahu. Tapi kemudian nanti akan ditawarkan pasal baru, yang kemudian memberikan hak bahwa presiden itu bisa dipilih tiga kali,” kata Amien, Sabtu (13/3).(Mx)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed