by

Menteri PUPR Ingatkan Jangan Asal-asalan Desain Infrastruktur

Senin, 15 Maret, 2021 16: 11 Wib

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta kementeriannya menyiapkan desain pembangunan infrastruktur berkualitas dan tidak asal-asalan

Kopiflor.id,Jakarta-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong Kementerian PUPR untuk menyiapkan desain pembangunan infrastrukturberkualitas bagi kabinet pemerintahan yang akan datang.

“Desain-desain pembangunan infrastruktur kami siapkan. Namun, jika desainnya tidak bisa dibangun untuk 2023 maka diwariskan bagi kabinet yang akan datang dengan desain yang lebih baik,” ujar Basuki saat membuka Konsultasi Regional Kementerian PUPR tahun 2021, dikutip dari Antara, Senin (15/3).

Basuki juga meminta agar Kementerian PUPR tidak terburu-buru dalam penyusunan dan penyiapan desain pembangunan infrastruktur. Sehingga bisa menyusun desain yang berkualitas dan bermanfaat bagi pemerintahan mendatang.

“Kami mengerjakan desain yang lebih baik untuk diharapkan bisa dikerjakan oleh kabinet yang akan datang,” ungkap Basuki.

Penyusunan desain pembangunan infrastruktur berkualitas harus tetap dilanjutkan dalam kondisi apapun. Pasalnya, menurut Basuki, pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak mungkin terhenti dan pastinya akan terus berlanjut, termasuk kemungkinan dilanjutkan oleh kabinet pemerintahan berikutnya.

“Oleh karena itu kita akan siapkan desain yang lebih baik, jangan asal-asalan desainnya,” tegas Basuki.

Sebelumnya, Basuki memaparkan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, pembangunan infrastruktur diarahkan mendukung Pilar Pemerataan Pembangunan dengan menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata, mendongkrak lapangan kerja baru, dan mempercepat peningkatan nilai tambah perekonomian rakyat.

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 juga mengamanatkan peningkatan kualitas dan akses infrastruktur serta pemerataan pelayanan dasar dilaksanakan melalui wilayah sebagai basis pembangunan.

Pengembangan wilayah secara berkelanjutan dan inklusif ditujukan untuk mengembangkan sektor unggulan, kawasan strategis pariwisata, kawasan industri, kawasan perkotaan, daerah tertinggal, kawasan perbatasan, perdesaan, dan transmigrasi.(Mx)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed